Harga: RM 16.00 / RM 18.00
ISBN-13: 978-967-5137-91-5
Tarikh Terbit: 9 May 2011
Jumlah Muka Surat : 224
Kategori: Islam, Akidah, Al-Hadis, Al-Quran, Politik & Sejarah
Penerbit: PTS Islamika Sdn Bhd
Beli Online @ BookcafeDiskaun 15%
Pendahuluan
BAHAGIAN 1: TINJAUAN ILMIAH ISRAK DAN MIKRAJ
BAB 1: Berawal Dari Tradisi Solat
BAB 2: Memahami Kaedah Solat
BAB 3: Apakah Israk dan Mikraj Sebuah Mimpi?
BAB 4: Kisah Pembelahan Dada
BAB 5: Buraq dan Misterinya
BAB 6: Kisah Batu Terbang
BAB 7: Israk Mikraj dalam Tinjauan Nubuat
BAHAGIAN 2: ISRAK DAN MIKRAJ DALAM Al-QUR’AN
BAB 8: Permulaan dari Surah al-Israk
BAB 9: Kesucian Allah
BAB 10: Makna Kehambaan Muhammad
BAB 11: Perjalanan Malam
BAB 12: Masjidil Aqsa dalam Perspektif
BAB 13: Masjidil Aqsa Dan Sidratulmuntaha
BAB 14: Makna Pemberkahan
BAB 15: Annihilasi Basyariah
BAB 16: Apakah Nabi Melihat Tuhannya?
BAB 17: Adakah Di Luar Bumi Ada Kehidupan?
BAHAGIAN 3: HADIS ISRAK DAN MIKRAJ DALAM KRITIK
BAB 18: Mengenali Nashiruddin Al-Albani dan Sahihnya
BAB 19: Hadis Abu Hurairah dari Al-Musayyab
BAB 20: Hadis Abu Hurairah dari Abu Salamah
BAB 21: Hadis Anas Bin Malik dari Abu Dzar
BAB 22: Hadis Anas Bin Malik dari Qatadah
BAB 23: Hadis Anas Bin Malik dari Tsabit Al-Banani
BAB 24: Hadis Anas Bin Malik dari Syarik bin Abi Namr
BAB 25: Intisari hadis
BAB 26: Perbandingan Hadis Israk dan Mikraj
BAB 27: Hadis selayang pandang
Kesimpulan
Daftar Pustaka
Dalam sejarah kenabian Muhammad, tidak ada mukjizat selain dari pembelahan bulan yang mendatangkan kontroversi sepanjang zaman kecuali peristiwa Israk dan Mikraj. Ada yang menganggap kisah tersebut hanyalah khayalan dan mimpi Nabi Muhammad. Ada yang menganggap itu hanyalah cerita rekaan para penulis hadis. Persoalan ini menjadi begitu kompleks sehingga golongan yang mengingkarinya berhujah dengan fakta-fakta sumber hadis yang sahih. Manakala golongan pembela pula sebahagiannya memendamkan hujah itu dan membiarkan iman memutuskan kebenarannya. Buku Israk & Mikraj: Tinjauan Saintifik di Sebalik Kontroversi menjawab dakwaan-dakwaan yang berkaitan dengan peristiwa Israk dan Mikraj Nabi Muhammad menggunakan hujah al-Quran, hadis, fakta saintifik dan logik yang menggunakan analogi yang mudah diterima malah sering dialami di sekeliling kita.

Armansyah, seorang penulis muda yang aktif di Indonesia. Beliau sudah menghasilkan empat buku sebelum buku ini yang beredar di pasaran Indonesia. Buku-buku itu adalah, "Rekonstruksi Sejarah Isa Al-Masih : Sebuah Pelurusan Sejarah & Jawaban untuk Dinasti Yesus" (2007), Jejak Nabi “Palsu” : Dari Mirza Ghulam Ahmad, Lia Aminudin dan Ahmad Musaddiq" (2008), "Ramalan Imam Mahdi : Akankah ia datang pada 2012" (2008) dan “Misteri Kecerdasan Syahadat : Memahami Rangkaian Takdir agar Sukses Dunia Akhirat" (2009). Saat ini ia bergiat dalam bidang pendidikan di salah satu Sekolah Antarabangsa di kota kelahirannya, Palembang, yang menggunakan kurikulum berdasarkan Cambridge International General Certificate of Secondary Education (IGCSE). Di sekolah ini, beliau menjawat posisi sebagai Staff IT(Information Technology) selama lebih dari dua tahun sekaligus menjadi tenaga pengajar bagi pelajaran Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam serta Pembina ROHIS (Rohani Islam).
Pada tahun 2010, beliau dinobatkan sebagai peserta terbaik dalam workshop of APEC Learning Community Builders Internet Volunteers 2010 yang merupakan program kerjasama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan melalui Institute of APEC Collaborative Education (IACE). Tahun 2009, beliau sempat menjadi salah seorang Calon Anggota Dewan mewakili kota Palembang dalam Pemilu legislatif daripada salah satu Partai Islam terbesar di Indonesia saat ini. Meskipun pada akhirnya perolehan suaranya masih belum mencapai kuota yang ditetapkan namun hal itu tidak membuatnya patah semangat dalam menjalankan dakwah kesehariannya. Prinsip yang selalu ia pegang bahwa hidup ini ibadah. Seorang Muslim yang baik adalah Muslim yang mampu berkarya dan memberikan maslahat kepada kebaikan agamanya dengan semua keterbatasan dan kemampuan yang ia miliki. Man Jadda wa Jada, Man Zara’a Yahshulu. Kegiatan menulisnya sendiri sudah dimulai sejak 1994 melalui media Internet maupun media cetak seperti koran dan buku. Tulisan-tulisan lepasnya bisa diakses diberbagai situs maupun blog keislaman di Internet, khususnya di http://arsiparmansyah.wordpress.com
Temubual bersama penulis
Kongsi info buku ini di laman sosial:
Tweet