Ibu, aku pulang. Membawa kegagalan sebagai buah tangan. Tubuhku tidak lagi utuh, tolonglah tetap menerimaku ya, ibu. Sebab inilah sisa-sisa kepingan terakhir diriku yang masih dapat kuselamatkan.
Rumahku masih bernama ibu. Atap-atapnya masih usapan lembut pada rambutku, yang disela-selanya selalu terselit harapan untukku. Dan kali ini, aku pulangkan semua mimpimu untuk hidupku ya, ibu.
Maaf, sebab aku tidak tumbuh sebaik itu.
Belum sempat aku memberikan bahagia, tapi justeru menambah lara. Maaf, sudah menyeksamu dengan rindu dan kepulanganku jadi hari yang selalu ibu tunggu. Maaf langkahku terlalu jauh, sampai lupa ibu sendiri yang akan runtuh.
Dan ternyata, di sebalik langkah anak kecil yang sedang mengejar mimpinya itu, akan selalu Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu.
Penghantar Terima kasih Ibu
Bab 1 - Ibu, Aku Sudah Pulang Bab 2 - Pada Hari-hari Terakhir Bersama Ibu Bab 3 - Merayu Tuhan untuk Meminta Ibu Kembali Bab 4 - Nak Maafkan Ayahmu Bab Akhir - Nak, Ibu Pulang, Ya